Berita Populer

<< >>

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU PROGRAM STUDI KEHUTANAN UNPATTI AMBON

PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNPATTI

Memasuki Tahun Ajaran 2015/2016, Program Studi Kehutanan Unpatti Ambon   (Kode 931081) telah siap menerima mahasiswa baru sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, dan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Pendidikan Nasional Nomor

KKNP MAHASISWA JURUSAN KEHUTANAN UNPATTI AMBON DI BALAI TN. MANUSELA

mahasiswa-kknp-unpatti-ambon-4

KKNP atau Kuliah Kerja Nyata Profesi adalah salah satu mata kuliah yang ditawarkan mahasiwa sebelum memasuki jenjang penyusunan skripsi.  KKNP bertujuan mempersiapkan mahasiswa untuk terjun ke dunia kerja. Teori-teori yang didapat pada bangku kuliah akan diaplikasikan dan dibandingkan dengan  dunia nyata oleh mahasiswa pada saat melakukan KKNP. KKNP yang dikelola oleh Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat

KERJASAMA BPKH WILAYAH IX DAN JURUSAN KEHUTANAN UNPATTI DALAM MENYUSUN DOKUMEN TATA HUTAN DAN RPJPH KPH

RAPAT BPKH

Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang saat ini dikembangkan adalah upaya reformasi tata kelola kawasan hutan di luar Pulau Jawa, merupakan dinamika kelembagaan pengelolaan kehutanan di Indonesia. Pembangunan KPH di Indonesia telah menjadi komitmen pemerintah dan masyarakat (para pihak), yang telah dimandatkan melalui Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2004 tentang

PRAKTEK MAHASISWA KEHUTANAN UNPATTI AMBON

mahasiswa-kehutanan-unpatti-ambon-1

Menjelang Akhir semester genap 2012/2013 mahasiswa Jurusan Kehutanan Angkatan 2010 dan 2011 Unpatti Ambon mengadakan praktek di beberapa tempat. Masing-masing mahasiswa mengikuti praktek sesuai dengan mata kuliah yang diambilnya. Kegiatan praktek difokuskan pada dua tempat yaitu  Hutan Alam Desa Hatusua dan Hutan Alam Pulau Marsegu,  Kabupaten Seram Bagian Barat. Mahasiswa membuat beberapa kemah untuk beristirahat

LOKAKARYA KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI PROGRAM STUDI KEHUTANAN UNPATTI AMBON

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Program Studi Kehutanan Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Unpatti Ambon mengadakan Lokakarya Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Kegiatan ini untuk mendapat masukan dari berbagai Stake Holder tentang profil lulusan Program Studi Kehutanan. Sesuai dengan profil lulusan yang dibutuhkan maka akan disusun Kurikulum Berbasis Kompetensi. Acara pembukaan dilakukan Ketua Jurusan Kehutanan Ir. J. Ch. Hitipeuw, MScF, selanjutnya dipandu

PENDAFTARAN MAHASISWA BARU PROGRAM STUDI KEHUTANAN UNPATTI AMBON

PENERIMAAN MAHASISWA BARU UNPATTI

Memasuki Tahun Ajaran 2015/2016, Program Studi Kehutanan Unpatti Ambon   (Kode 931081) telah siap menerima mahasiswa baru sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, dan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, pola penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada perguruan tinggi dilakukan melalui:

  1. Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
  2. Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN); dan
  3. Penerimaan mahasiswa baru secara mandiri.

 

SELEKSI NASIONAL MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SNMPTN)

SNMPTN dilakukan oleh masing-masing PTN menggunakan sistem nasional terpadu berdasarkan hasil penelusuran prestasi sekolah dan prestasi akademik siswa baik dalam bentuk rapor maupun portofolio akademik yang lain.

Jadwal pelaksanaan SNMPTN adalah sebagai berikut:

Pengisian dan Verifikasi PDSS

22 Januari – 12 Maret 2015

Pendaftaran SNMPTN

13 Februari – 15 Maret 2015

Periode pencetakan kartu peserta SNMPTN

14 April 2015 – 28 April 2015

Proses Seleksi

16 Maret – 8 Mei 2015

Pengumuman Hasil Seleksi

9 Mei 2015

Proses verifikasi dan/atau pendaftaran ulang di PTN masing-masing bagi yang lulus seleksi

9 Juni 2015
bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2015

Untuk penerimaan mahasiswa baru lewat jalur SNMPTN Tahun 2015,  daya tampung  Program Studi Kehutanan Unpatti Ambon   sebanyak 62 orang. Sedangkan minat untuk tahun 2014 jalur SNMPTN yang mendaftar 72 orang dan diterima 51 orang (http://www.snmptn.ac.id).

 

sbmptn-unpatti-ambon

SELEKSI BERSAMA MASUK PERGURUAN TINGGI NEGERI (SBMPTN)

SBMPTN 2015 adalah mekanisme seleksi masuk PTN yang ditetapkan berdasarkan hasil Ujian Tertulis  atau kombinasi hasil Ujian Tertulis dan Ujian Keterampilan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Ujian tertulis menggunakan soal ujian yang dikembangkan sedemikian rupa sehingga memenuhi persyaratan reliabilitas dan validitas yang memadai. Soal ujian tertulis SBMPTN dirancang untuk mengukur kemampuan dasar yang dapat memprediksi keberhasilan calon mahasiswa di semua program studi, yakni kemampuan penalaran tingkat tinggi (higher order thinking), yang meliputi potensi akademik, penguasaan bidang studi dasar, bidang sains dan teknologi (saintek) dan/atau bidang sosial dan humaniora (soshum). Selain mengikuti ujian tertulis, peserta yang memilih program studi Ilmu Seni dan/atau Keolahragaan diwajibkan mengikuti ujian keterampilan.

 

Jadwal Penting SBMPTN 2015

NO

KEGIATAN

JADWAL

1

Peluncuran SBMPTN 2015

13 April 2015

2

Tanggal Mulai Ketersediaan Video Tata Cara Pendaftaran

5 Mei 2015

3

Pelaksanaan Pendaftaran online

11 – 29 Mei 2015

4

Pelaksanaan Ujian Tertulis

9  Juni 2015

5

Pelaksanaan Ujian Keterampilan

10-11 Juni 2015

6

Pengumuman Kelulusan

9 Juli 2015 (pukul 17:00 WIB)

Untuk penerimaan mahasiswa baru lewat jalur SBMPTN  tahun 2015,  daya tampung  Program Studi Kehutanan  Unpatti Ambon  (Kode 931081) sebanyak 38 orang. Sedangkan gambaran minat untuk tahun 2014 jalur SBMPTN yang mendaftar 172 orang (http://www.sbmptn.or.id).

kehutanan-unpatti-ambon

Tata cara pendaftaran dan persyaratan penerimaan mahasiswa baru dapat dilihat langsung pada website resmi SBMPTN  http://www.sbmptn.or.id.

 

KKNP MAHASISWA JURUSAN KEHUTANAN UNPATTI AMBON DI BALAI TN. MANUSELA

mahasiswa-kknp-unpatti-ambon-4

KKNP atau Kuliah Kerja Nyata Profesi adalah salah satu mata kuliah yang ditawarkan mahasiwa sebelum memasuki jenjang penyusunan skripsi.  KKNP bertujuan mempersiapkan mahasiswa untuk terjun ke dunia kerja. Teori-teori yang didapat pada bangku kuliah akan diaplikasikan dan dibandingkan dengan  dunia nyata oleh mahasiswa pada saat melakukan KKNP.

mahasiswa-kknp-unpatti-ambon-5

KKNP yang dikelola oleh Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat (LPKM) Unpatti telah dikoordinasikan dengan Jurusan Kehutanan dan Balai Taman Nasional  (TN) Manusela, khususnya untuk Mahasiswa Kehutanan di tempatkan pada wilayah kerja TN. Manusela. Pada KKNP kali ini UNPATTI AMBON menempatkan sebanyak 13 mahasiswa yang akan melakukan KKNP di Balai TN. Manusela. Provinsi Maluku.

 

Kantor  Balai TN. Manusela terletak di Kota Masohi sebagai pusat pengelolaan kegiatan-kegiatan pada wilayah TN. Manusela. Untuk memperlancar pekerjaan, Balai TN. Manusela mempunyai beberapa resort yang tersebar di dalam wilayah kerjanya.

mahasiswa-kknp-unpatti-ambon-2

kepala-balai-tn-manusela

Kepala Balai TN. Manusela Bpk. Ir. Tabur Muhammad menyambut baik dan memberikan pengarahan kepada mahasiswa yang akan terjun langsung ke lapangan.

mahasiswa-kknp-unpatti-ambon-6

mahasiswa-kknp-unpatti-ambon-3

Mahasiswa KKNP Jurusan Kehutanan didampingi langsung oleh Ketua Jurusan Kehutanan Bpk. Ir. Jopie Hitipeuw, MScF.  Kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa pada Balai TN. Manusela tidak terbatas pada kegiatan administrasi di kantor tetapi akan lebih banyak dilaksanakan di lapangan.

mahasiswa-kknp-unpatti-ambon-1

Mahasiswa Kehutanan yang melakukan KKNP pada TN. Manusela akan ditempatkan  selama 2 bulan pada Resort Sasarata. Resort Sasarata terletak pada bagian utara TN. Manusela masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Seram Utara dengan Ibukota Wahai. Pada Resort Sasarata terdapat beberapa ekosistem hutan diantaranya adalah Ekosistem Hutan Mangrove.  Hutan Mangrove tersebar pada pesisir pantai Seram Utara yang juga terdapat pada wilayah kelola TN. Manusela.

KERJASAMA BPKH WILAYAH IX DAN JURUSAN KEHUTANAN UNPATTI DALAM MENYUSUN DOKUMEN TATA HUTAN DAN RPJPH KPH

RAPAT BPKH

Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang saat ini dikembangkan adalah upaya reformasi tata kelola kawasan hutan di luar Pulau Jawa, merupakan dinamika kelembagaan pengelolaan kehutanan di Indonesia.
Pembangunan KPH di Indonesia telah menjadi komitmen pemerintah dan masyarakat (para pihak), yang telah dimandatkan melalui Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2004 tentang Perencanan Kehutanan dan Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2007 jo. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2008 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan serta Pemanfaatan Hutan yang bertujuan untuk mewujudkan pengelolaan hutan yang efisien dan lestari.

Tata hutan adalah kegiatan rancang bangun unit pengelolaan hutan atau KPH mencakup pengelompokkan sumberdaya hutan sesuai dengan tipe ekosistem dan potensi yang terkandung didalamnya dengan tujuan untuk memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat secara lestari. Dengan kata lain, tata hutan merupakan penataan ruang di dalam KPH yang mencerminkan arah pengelolaannya dalam tiap bagian ruang KPH. Sedangkan Penyusunan Rencana Pengelolaan KPH dilakukan untuk memberikan arah yang tepat dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun. Oleh karena itu, dokumen rencana pengelolaan tersebut dibuat dengan kerangka kerja yang terpadu dan komprehensif agar pengelolaannya lebih efektif, efisien dan bermanfaat bagi semua pihak yang menggunakannya.

penyusunan-tata-hutan-rpjph-kph

Pada tahun anggaran 2014, BPKH Wilayah IX bekerjasama dengan Jurusan Kehutanan Unpatti menyusun dokumen Tata Hutan dan Rencana Pengelolaan Jangka Panjang Hutan (RPJPH) dari beberapa KPH yang ada di Provinsi Maluku. KPH-KPH tersebut adalah KPHP Wae Sapalewa Maluku Tengah, KPHP Wae Bubi Seram Timur, KPHP Wae Apu Buru Utara, dan Wae Tina Buru Selatan.

survey-biogeofisik survey-biogeofisik-kph

Tim Survey Biogeofisik KPHP Wae Bubi Seram Timur.

Kegiatan ini diawali survey biogeofisik di dalam areal KPH dan survey ekososbud di dalam dan sekitar kawasan KPH. Kegiatan selanjutnya adalah Konsultasi Publik untuk mendengar dan mengetahui keinginan dari para stakeholder termasuk di dalamnya keberadaan masyarakat adat.

konsultasi-publik konsultasi-publik-1

Kegiatan Konsultasi Publik

Data-data survey yang dikumpulkan dari lapangan dan ditambah hasil konsultasi publik maka disusunlah Dokumen Tata Hutan KPH. Dokumen Tata Hutan ini menjadi dasar penyusunan RPJPH KPH yang akan dipergunakan sebagai pedoman pengelolaan dalam jangka 10 tahun.

pak-koestanto

Kepala BPKH Wilayah IX Ambon, Bpk Drs. T. Kustanto memberikan arahan-arahan kepada Tim Penyusun agar dokumen Tata Hutan dan RPJPH yang dihasilkan dapat menjawab kebutuhan KPH di lapangan.

PRAKTEK MAHASISWA KEHUTANAN UNPATTI AMBON

mahasiswa-kehutanan-unpatti-ambon-1

Menjelang Akhir semester genap 2012/2013 mahasiswa Jurusan Kehutanan Angkatan 2010 dan 2011 Unpatti Ambon mengadakan praktek di beberapa tempat. Masing-masing mahasiswa mengikuti praktek sesuai dengan mata kuliah yang diambilnya.

Kegiatan praktek difokuskan pada dua tempat yaitu  Hutan Alam Desa Hatusua dan Hutan Alam Pulau Marsegu,  Kabupaten Seram Bagian Barat. Mahasiswa membuat beberapa kemah untuk beristirahat dan tidur malam  (camping) pada dua lokasi tersebut.  Waktu praktek selama  6 (enam) hari dari tanggal  26 Juni – 1 Juli 2013.

Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah mengunjungi lokasi penggergajian kayu, mahasiswa bisa langsung melihat proses pengolahan kayu sampai siap dipasarkan.  Mahasiswa minat teknologi hasil hutan mencoba mengukur dan menghitung hasil jumlah produksi kayu olahan. Kegiatan lain yang juga dilakukan oleh mahasiswa minat Manajemen Hutan, Konservasi Sumber daya Alam dan Budidaya Hutan adalah praktek Inventarisasi Hutan, Inventarisasi Satwa dan Kegiatan pembuatan bibit pada lokasi persemaian.

mahasiswa-kehutanan-unpatti-ambon

Tidak kalah menariknya praktek yang dilakukan di Pulau Marsegu, karena munuju pulau ini harus menempuh perjalanan darat dan laut.  Di Pulau Marsegu, selain praktek mahasiswa dapat menikmati suasana pulau Marsegu yang termasuk dalam Kawasan Wisata Alam Laut. Kegiatan yang dilakukan di pulau Marsegu adalah Analisis Vegetasi, Inventarisasi Satwa, Penanaman pohon dan kegiatan lainnya.

LOKAKARYA KURIKULUM BERBASIS KOMPETENSI PROGRAM STUDI KEHUTANAN UNPATTI AMBON

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Program Studi Kehutanan Jurusan Kehutanan Fakultas Pertanian Unpatti Ambon mengadakan Lokakarya Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). Kegiatan ini untuk mendapat masukan dari berbagai Stake Holder tentang profil lulusan Program Studi Kehutanan. Sesuai dengan profil lulusan yang dibutuhkan maka akan disusun Kurikulum Berbasis Kompetensi.

Acara pembukaan dilakukan Ketua Jurusan Kehutanan Ir. J. Ch. Hitipeuw, MScF, selanjutnya dipandu oleh Ketua Program Studi Ir. Th. Silaya, MP.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Lokakarya berlangsung pada hari Rabu, 12 Juni 2013, selain staf Pengajar juga dihadirkan stake holder dari instansi terkait.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Materi Kurikulum Program Studi Jurusan Kehutanan dibawakan oleh Prof. Dr. Ir. John Matinahoru, mengulas tetang profil lulusan program studi Kehutanan yang perlu disesuaikan dengan tuntutan pasar kerja.

LOKAKARYA KURIKULUM PRODI KEHUTANAN UNPATTI AMBON

Dalam acara ini juga dilakukan Sosialisasi Visi dan Misi Program Studi Kehutanan untuk para peserta yang hadir.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

Adapun Visi dan Misi Program Studi Kehutanan adalah sebagai berikut :

Visi :

Menjadi  Program Studi yang Unggul dan Kompetitif dalam Pengembangan Sumberdaya Manusia, Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Seni (Ipteks) Berbasis Ekosistem Kepulauan di Bidang Kehutanan pada tahun 2018.

 

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Misi :

  • Membentuk manusia yang berkepribadian Pancasila, memiliki kemampuan akademik, berkinerja tinggi dan profesional di bidang kehutanan sehingga bermanfaat bagi kepentingan daerah, nasional maupun internasional.
  • Membentuk sumberdaya manusia (SDM) yang mandiri dan mampu menerapkan, mengembangkan dan memperluas ilmu pengetahuan, teknologi dan seni   (IPTEKS) di bidang kehutanan dan mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat secara umum, dan khususnya mereka yang hidup di daerah kepulauan.
  • Menyiapkan SDM yang mampu memberikan nilai tambah, mampu memecahkan berbagai fenomena serta masalah aktual pembangunan di bidang pengelolaan hutan di Indonesia, terutama di daerah kepulauan.
  • Merencanakan dan melaksanakan kegiatan-kegiatan penelitian yang spesifik di bidang kehutanan sesuai kemampuan manajemen yang dimiliki pada daerah kawasan kepulauan, baik untuk pengembangan IPTEKS maupun kebutuhan masyarakat, dan menerapkannya dalam bentuk paket tepat guna yang dapat dipakai oleh masyarakat.

 

PAMERAN PADA JURUSAN KEHUTANAN DALAM RANGKA ULANG TAHUN KE 50 UNPATTI

FOREST-FOR-PEOPLE

Untuk menyambut Ulang Tahun ke-50 Universitas Pattimura Ambon, Jurusan Kehutanan turut berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan yang ada. Sesuai agenda, tanggal 17 – 19 April 2013 diadakan Pameran (Open House) pada fakultas-fakultas.

Jurusan Kehutanan mengambil thema “Forest For People” menampilkan berbagai macam produk, brosur, leaflet, bahan dan alat-alat dalam bidang kehutanan. Secara spesifik masing-masing minat seperti Manajemen Hutan, Konservasi Hutan, Budidaya Hutan, dan Teknologi Hasil Hutan menampilkan ciri khas tertentu.

Minat Manajemen Hutan menampilkan berbagai alat dan perangkat yang dipakai dalam menjelajahi hutan seperti GPS.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Minat Konservasi Hutan menampilkan beberapa burung-burung yang hidup di Maluku.

stand-konservasi-hutan

Minat Budidaya Hutan menampilkan berbagai jenis anakan tanaman hutan serta benih-benih dari segala macam jenis dan ukuran.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Minat Teknologi Hasil Hutan menampilkan berbagai jenis specimen kayu dari kayu batangan sampai kayu olahan.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Stand yang dibuat didampingi oleh mahasiswa dan dosen sebagai pemandu yang menjelaskan pertanyaan-pertanyaan dari pengunjung.

Pameran di Stand Jurusan Kehutanan dimeriahkan oleh life musik yang terus mengalun mengiringi para pengunjung yang datang.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Selain menampilkan keahlian di bidang kehutanan, para mahasiswa dan dosen kehutanan juga menampilan keahlian dalam olah vokal dan permainan musik.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Bila ingin mengunjungi pameran di Universitas Pattimura dari tanggal 17  – 19 April 2013, jangan lupa mampir pada Stand Jurusan Kehutanan yang letaknya sebelah kanan Gedung Fakultas Pertanian.

 

 

CDM REDD FOREST BERITA PENGETAHUAN FISIOLOGI POHON SILVIKULTUR MATERI KULIAH EKOLOGI HUTAN MANGROVE SIG KEHUTANAN KOTA AMBON